Home >> Apa Penyebab Bayi Menderita Katarak Sejak Lahir

Tag: Apa itu katarak kongenital

Apa Penyebab Bayi Menderita Katarak Sejak Lahir

Banyak orang tua yang kecewa terhadap anaknya yang menderita katarak sejak lahir, maka dari itu kenal terlebih dahulu apa penyebab bayi menderita katarak sejak lahir.

Selamat datang di salah satu situs resmi milik alfian herbal yang merupakan pusat penjualan obat herbal produk green world yang aman dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan efek samping berbahay di dalamnya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai seputar kesehatan yang meliputi apa penyebab bayi menderita katarak sejak lahir. Lensa mata bayi yang berwarna bening ditutupi dengan noda berwarna keabu-abuan.

Umumnya penyakit katarak dialami oleh mereka yang sudah lanjut usia. Namun, ternyata katarak juga bisa dialami oleh bayi sejak lahir. Katarak pada bayi (katarak kongenital) memang penyakit yang jarang ditemukan, hanya 0.4 persen dari seluruh kelahiran hidup. Katarak adalah kekeruhan pada lensa. Bila kekeruhan itu ditemukan sejak lahir, maka disebut katarak kongenital (kongenital=bawaan). Sebagian besar katarak diderita oleh pasien berusia lebih dari 60 tahun.

Meski jumlah penderitanya sedikit, penyakit ini tidak bisa diremehkan begitu saja karena dapat mengakibatkan kebutaan permanen pada buah hati kita. Seorang bayi yang menderita katarak dan tidak segera dioperasi maka akan mengakibatkan munculnya gejala Ambliopia. Sederhananya, jika orang sampai ambliopia, pakai kacamata apapun penglihatan tidak bisa kembali normal. Kabar buruknya adalah kasus terlambat deteksi masih sangat tinggi di Indonesia.

Apa Penyebab Bayi Menderita Katarak Sejak Lahir

Katarak kongenital adalah kekeruhan lensa mata yang terjadi sekaj lahir lensa mata ini berfungsi sebagai memfokuskan cahaya yang masuk ke mata ujung retina, sehingga mata bisa menangkap dengan jelas. Namun jika terjadi katarak, sinar cahaya yang masuk ke mata menjadi tersebar ketika melewati lensa yang keruh, sehingga gambar diterima mata menjadi kabur dan terdistori.

apa penyebab bayi menderita katarak sejak lahir

Jika buah hati anda menderita katarak kongenital, biasanya ia akan menunjukan tanda-tanda seperti terdapat noda keabu-abuan yang terlihat pada pupil mata bayi anda atau bisa saja tidak, penglihatan bayi terlihat tidak peka dengan lingkungan sekitarnya misalnya, bayi tidak menoleh ketika ada orang di sampingnya atau pergerakan mata bayi yang tidak biasa.

Baca juga: Testimoni Eye Softgel Oil Green World

Jenis-jenis katarak kongenital

  • Katarak polar anterior terletak di bagian depan lensa mata dan umumnya berhubungan dengan keturunan. Jenis katarak ini seringnya dianggap tidak perlu dilakukan operasi.
  • Katarak polar posterior muncul di bagian belakang lensa mata.
  • Katarak nuklear terletak di bagian tengah lensa mata dan ini merupakan jenis yang paling sering muncul.
  • Cerulean cataracts biasanya ditemukan pada kedua mata bayi. Biasanya jenis katarak kongenital ini tidak menyebabkan masalah penglihatan. Cerulean cataracts biasanya dihubungkan dengan keturunan.

Penyebab Katarak Kogenital

Katarak yang biasanya terjadi pada orang tua biasanya berhubungan dengan proses penuaan. Sedangkan, katarak kongenital yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena keturunan, infeksi, masalah metabolik, diabetes, trauma, inflamasi, atau reaksi obat.

Contoh obat yang dapat  menyebabkan katarak pada bayi baru lahir adalah antibiotik tetrasiklin yang digunakan untuk mengobati infeksi pada wanita hamil. Jadi, bagi ibu hamil, jangan sembarangan memakai obat-obatan, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada dokter Anda.

Katarak kongenital ini dapat terjadi semenjak kehamilan, yaitu di saat ibu hamil mempunyai penyakit infeksi, seperti campak atau rubella (yang merupakan penyebab paling umum), rubeola, cacar air, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influenza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan toksoplasmosis.

Pada katarak kongenital yang disebabkan oleh keturunan, kelainan terjadi saat pembentukan protein penting untuk mempertahankan transparansi dari lensa mata alami, sehingga akhirnya mengakibatkan adanya noda keruh pada lensa mata.

Cara Mengobati Bayi menderita katarak sejak lahir

Jika dibiarkan, katarak kongenital dapat menghambat penglihatan anak dan bahkan juga bisa menyebabkan kebutaan pada anak. Untuk itu, diperlukan operasi katarak sesegera mungkin untuk menghilangkan lensa alami anak Anda. Operasi katarak pada bayi ini harus dilakukan sedini mungkin untuk menjamin penglihatan bayi cukup bisa untuk berkembang dengan normal. Beberapa ahli berpendapat bahwa waktu untuk melakukan operasi katarak kongenital adalah antara usia 6 minggu sampai 3 bulan.

Setelah operasi pengangkatan lensa mata anak yang terkena katarak kongenital, lensa mata anak kemudian bisa digantikan dengan lensa buatan, atau anak juga bisa memakai lensa kontak atau kacamata setelah operasi. Tanpa beberapa tindakan koreksi tersebut setelah operasi, penglihatan anak Anda mungkin akan berkurang dan perkembangan penglihatan normal bayi akan terhambat.

Pendapat juga bervariasi mengenai apakah lensa buatan harus dipasang pada mata anak Anda setelah operasi katarak karena dikhawatirkan ini akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan mata normal. Dalam beberapa kasus, lensa kontak dipasang pada permukaan mata (kornea) yang digunakan untuk membantu memulihkan penglihatan anak setelah lensa mata anak dihilangkan. Setelah dilakukan tindakan operasi, mungkin sulit untuk memprediksi apakah penglihatan anak lebih baik, meskipun kemungkinan akan selalu ada pengurangan tingkat penglihatan pada mata anak yang terkena katarak kongenital.

Selain itu, tindakan operasi ini bukan berarti tanpa risiko. Salah-salah, operasi katarak ini dapat menyebabkan glaukoma, yang terjadi ketika tekanan pada mata terlalu tinggi. Glaukoma dapat menyebabkan kerusakan permanen struktur dalam mata ketika pengobatan tidak dilakukan dengan baik.

Namun, Anda jangan khawatir, tidak semua katarak kongenital harus dioperasi. Katarak yang hanya menutupi bagian tepi lensa mata mungkin tidak perlu dilakukan operasi, lensa mata tidak perlu dihilangkan karena penglihatan masih dapat berfungsi tanpa hambatan. Katarak yang sangat kecil juga mungkin tidak perlu dilakukan operasi. Sebaiknya diskusikan lebih lanjut dengan dokter mata anak Anda.

Nah, itulah beberapa penyebab bayi menderita katarak sejak lahir, semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat. Terimakasih sudah berkunjung di situs resmi kami. Salam Sehat!!

Apa Penyebab Bayi Menderita Katarak Sejak Lahir